Berita Kegiatan Sastra

Lomba Musikalisasi Puisi 2016

LOMBA MUSIKALISASI PUISI
UNTUK SISWA-SISWI SMA SEDERAJAT
DI KALIMANTAN BARAT

Logo Kemendikbud

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA
BALAI BAHASA KALIMANTAN BARAT
PONTIANAK
2016

LATAR BELAKANG

Musikalisasi puisi adalah sebuah seni garapan yang di dalamnya ada puisi, lagu dan musik, yang dipadukan sehingga menjelma satu komposisi yang indah. Kandungan puisi disampaikan dengan daya ungkap yang lebih menarik dan kompleks.
Komponen yang dinilai dalam musikalisasi puisi sebagai berikut:
(1) “Pembacaan” puisi; berasal dari teks puisi asli, tanpa mengubah atau mengabaikan interpretasi teks;
(2) Komposisi musik; berasal dari instrumen yang mengiringi teks puisi yang dibacakan atau dilagukan;
(3) Lagu; berasal dari teks puisi yang dipilih.
Tiga komponen ini kemudian disatukan menjadi musikalisasi puisi. ”Dunia” yang ada dalam puisi ”menjadi lebih hidup” ketika seni sastra dikolaborasikan dengan seni musik. Kolaborasi dua seni itulah yang disebut musikalisasi puisi. Jika ditambah olah tubuh yang menarik tentu menambah keindahan visual saat kelompok tersebut tampil. Untuk selanjutnya, apabila musikalisasi puisi ini terus dilatih dan diterapkan untuk meningkatkan apresiasi sastra, para siswa akan mendapat dua pengalaman yang menye¬nang¬kan dalam mekanisme pembelajaran.

PESERTA

Peserta lomba musikalisasi puisi ini berasal dari siswa dan siswi setingkat SMA yang ada di Kalimantan Barat. Tiap kelompok maksimal 5 orang, bersama seorang guru pendamping. Pemenang lomba tingkat provinsi Kalimantan Barat akan dikirim ke tingkat nasional.

KETENTUAN LOMBA

• Tiap kelompok merupakan utusan dari sekolah tertentu. Pada saat mendaftar lomba harus melengkapi formulir dengan kartu pelajar.
• Karya yang ditampilkan merupakan karya original.
• Peserta dan pembimbing Lomba Musikalisasi Puisi ini harus menyerahkan 1) alamat lengkap, 2) fotokopi identitas diri, 3) surat pengantar dari kepala sekolah, serta 4) satu judul puisi pilihan.
• Alat yang dipergunakan dalam Lomba Musikalisasi Puisi diharapkan adalah akustik nonelektris dan alat musik daerah. Begitupun busana yang dikenakan.
• Peserta memusikalisasikan satu puisi wajib dan satu puisi pilihan. Puisi wajib: ”Sajak Putih” Chairil Anwar. Puisi pilihan diserahkan pada kelompok masing-masing.

PENILAIAN

• Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri dan tidak dapat diganggu gugat.
• Penilaian mencakupi penafsiran puisi (30%), komposisi musikal (20%), keselarasan (20%), vokal (20%), dan penampilan (10%).

PENGHARGAAN

Satu tim yang menang dalam lomba tingkat provinsi ini akan mendapatkan piala dan sertifikat dari Kepala Balai Bahasa Kalimantan Barat. Selanjutnya dikirim ke tingkat nasional, tahapan ini tiket dan akomodasi ditanggung. Informasi selanjutnya akan disampaikan oleh panitia.

TEMPAT DAN TANGGAL PENTING

Lomba Musikalisasi Puisi ini diseleng¬garakan di Balai Bahasa Kalimantan Barat Jalan Ahmad Yani Pontianak. Jadwal kegiatan sebagai berikut.
• Pendaftaran peserta Lomba Musikalisasi Puisi Se-Kalimantan Barat tanggal 8 Agustus—20 September 2016.
• Pengarahan dan pengambilan nomor undian tanggal 22 September 2016 di Aula Balai Bahasa Kalimantan Barat.
• Lomba dan putusan: 23 September 2016.

 

PERUBAHAN TANGGAL PENTING

– Terakhir pendaftaran: 10 September 2016

– Lomba dan putusan: 14 September 2016

 

KONTAK & ALAMAT
Balai Bahasa Kalimantan Barat
Jalan Ahmad Yani Pontianak
Telpon 0561-583839 Narahubung: Dayat 08992457616
(FB: Balai Bahasa Kalimantan Barat)

 

______________________________________________________

Puisi wajib:

SAJAK PUTIH

Bersandar pada tari bewarna pelangi
Kau depanku bertudung sutera senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda.

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriah muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu

Menari seluruh aku.

Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah…

(Chairil Anwar)

Sumber: Tiga Menguak Takdir, 1950

(yn)

17 Comments

Tinggalkan Komentar